Pemkab Aceh Selatan Deklarasikan Pencegahan Stunting

Kategori : Pemerintahan Kamis, 03 Oktober 2019

Tapaktuan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Selatan mendeklarasikan pencegahan Stunting, berlangsung di Alun - Alun Kota Tapaktuan, Kamis (3/10/2019).

Acara tersebut dihadiri oleh Wakil TPA PKK Aceh, Dr Ir Dyah Erti Idawati MT, Bupati Aceh Selatan H Azwir S.Sos, Wakil Bupati Tgk Amran, unsur Forkopinda, Sekda H Nasjuddin SH MM, para Asisten, Kepala SKPK, dan undangan lainnya.

Wakil Bupati Aceh Selatan Tgk Amran mengatakan, Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita, akibat kekurangan gizi kronis.

"Kondisi gagal tumbuh pada anak balita ini disebabkan kurangnya asupan gizi dalam waktu lama serta terjadinya infeksi berulang," ujarnya..

Disebutkan, sesuai data Dinas Kesehatan, dari 21.395  jumlah balita di Aceh Selatan terdapat 1.895 balita yang mengalami stunting.

"Padahal input data baru 50%. Artinya kemungkinan jumlah balita stunting masih bisa bertambah jika input data mencapai 100%," ungkap Wabup Tgk Amran.

Namun, sambunghya, hal itu bisa menurun, jika dilakukan pencegahan percepatan secara menyuluruh. Oleh karena itu, Pemkab Aceh Selatan mengimbau kepada para Camat dan Keuchik untuk berkoordinasi dengan Puskesmas setempat.

"Hal ini untuk mengetahui berapa jumlah penderita stunting di kecamatan dan desa masing-masing. Demi cepatnya penanganan terhadap penderita stunting yang sudah ditemukan dan dilakukan pencegahan," tegasnya.

Sementara itu, Wakil TPA PKK Aceh, Dr Ir Dyah Erti Idawati MT menyatakan, riset kesehatan dasar tahun 2018 menyebutkan angka stunting di Indonesia saat ini mencapai 30,8 persen.

Itu berarti, 1dari 3 anak Indonesia mengalami gangguan pertumbuhan akibat kurang gizi. Angka ini sangat memprihatinkan jika tidak ditangani sejak dini, daya saing generasi muda akan rendah.

"Oleh karena itu, tekat pemerintah untuk mengurangi angka stunting ini wajib kita dukung bersama mengingat Aceh merupakan wilayah yang memiliki anak penderita cukup tinggi di Indonesia," ucapnya.

Sebelumnya, Sekretaris Dinas Kesehatan Aceh Selatan, Novi Rosmita SE MKes menyampaikan bahwa para peserta yang mengikuti kegiatan ini dari berbagai unsur terkait.

"Kegiatan ini bertujuan sebagai bentuk komitmen kita dalam upaya pencegahan atau stop stunting di Kabupaten Aceh Selatan," jelasnya. (Atx)

 

Sosial

Sholat

Kota: Banda Aceh
Lat: 5.53
Lng: 95.32